Amerika oh Amerika
Setiap zaman, ada saja negara yang menjadi adikuasa. Mulai dari ada saja negara adigung adiguna. Menjadi superpower, mulai dari Athena, Mesir, Roma, Persia, sampai zaman kiwari, Amerika. Semua negara, mau tidak mau hampir seluruhnya menjadikan Amerika sebagai panutan. Kebijakannya tidak bisa dilawan. Layaknya Firaun, dia menjadi tuhan bagi orang-orang yang begitu mencintai dunia. Dia menjadi taman firdaus, bagi mereka yang sangat kerasan di surga dunia. Semua ditawarkan begitu indah, bahkan dengan hanya satu jari, Amerika sudah melakukan penetrasi budaya fashion, food lewat film produksinya. Gila, tanpa sadar, orang2 seperti kita, penghuni dunia ketiga, selalu saja berkiblat pada Amerika. Jika dia terpuruk, negara kita pun kalang kabut. Seperti halnya terpuruknya bursa saham di wallstreet, kita pun ikut2 tersungkur. Kalau dia berkuasa, kita hanya bisa ha-ha he-he, tak sadar menjadi konsumen setia yang memperkaya mereka.
Tidak ada negara pembanding. Jika berani melawan, negara itu menjadi sasaran agresi, dengan dalih yang dicari-cari. Iran misalnya, dituding memproduksi senjata pemusnah massal. Atau Irak dan Afganistan, dengan legitimasi PBB, yang notabene dikuasai Amerika, dijajah.
Amerika memang gabungan dari orang2 trah penjajah. Semua orang senantiasa menjadikan semua negara sebagai negara jajahan, secara ekonomi maupun fisik. Termasuk Indonesia, semua bergantung pada Amerika. SDA potensial, lagi2 dimiliki Amerika. Duh..
Amerika oh Amerika, kapan zaman berganti dan tahtamu hancur pula..
Belum ada komentar.
Tinggalkan komentar
-
Arsip
- Juli 2009 (1)
- Januari 2009 (1)
- Juli 2008 (1)
- April 2008 (3)
- Januari 2008 (2)
- Desember 2007 (2)
- November 2007 (4)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS


